Saat ia tidak enak badan, saat ada ujian, atau saat ia tak ingin pergi ke sekolah, akulah yang menggantikannya. Aku hanyalah replika, diciptakan untuk satu tujuan itu saja, tidak lebih. Begitulah seharusnya hidupku berjalan, sampai suatu hari aku jatuh cinta dan semuanya mulai berubah. Agar laki laki yang kusukai tahu ini benar benar aku, aku mengikat rambutku ke atas. Kami bolos sekolah, lalu berjanji akan bertemu lagi besok, dan besok besok berikutnya. Meski seluruh diriku terasa pinjaman dan kosong, ada satu hal yang tak bisa dipalsukan: hatiku adalah milikku sendiri.
Beralih antara desain awal dan desain baru kami. Kamu bisa kembali kapan saja.